BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Telepon seluler atau handphone (Hp)
merupakan salah satu alat komonikasi jarak jauh. Telepon seluler juga bisa kita
bawa kemana mana karna dengan bentuknya yang kecil dan ringan.
Telepon seluler atau handphone (Hp) sudah
ada sejak jaman penjajahan yaitu kira kira tahun 1947 yaitu di Negara paman
Syam alias Amerika Serikat dan Negara negara Eropa lainnya.
Telepon seluler saat ini sudah meraja lela di kalangan
masyarakat khususnya di Indonesia. Tidak hanya orang orang dewasa, anak anak
yang masih SD pun sudah memiliki handphone.
1.2.Rumusan Masalah
Rumusan yang dapat kita ambil :
1.
Siapa pertama kali menciptakan telepon seluler dan
siapakah tokoh penemunya yang pertama!
2.
Sejarah Perkembanganya
3.
Jenis Saluran telepon
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.TELEPON
Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan
telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan
telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan
pengguna lainnya
2.2.PRINSIP DASAR
TELEPON
Ketika gagang
telepon diangkat, posisi telepon disebut off
hook. Lalu sirkuit terbagi menjadi dua jalur di mana bagian positifnya akan
berfungsi sebagai Tip yang menunjukkan angka nol sedangkan pada bagian negatif
akan berfungsi sebagai Ring yang menunjukkan angka -48V DC. Kedua jalur ini
yang nantinya akan memproses pesan dari senderuntuk
sampai ke receiver. Agar
dapat menghasilkan suara pada telepon, sinyal elektrik ditransmisikan melalui
kabel telepon yang kemudian diubah menjadi sinyal yang dapat didengar oleh
telepon receiver. Untuk
teknologi analog,
transmisi sinyal analog yang dikirimkan dari central office (CO) akan diubah menjadi transmisi digital. Angka-angka sebagai
nomer telepon merupakan penggabungan antara nada-nada dan frekuensi tertentu yang kemudian dinamakan Dual-tone multi-frequency DTMF dan memiliki satuanHertz.
Hubungan utama yang ada dalam sirkuit akan menjadi on hook ketika dibuka, lalu akan muncul
getaran. Bunyi yang muncul di telepon penerima menandakan telepon telah siap
digunakan.
2.3.SEJARAH TELEPON
Perkembangan awal telepon
·
1871,
Antonio Meucci mematenkan penemuannya yang disebut sound Telegraph. Penemuannya
ini memungkinkan adanya komunikasi dalam bentuk suara antara dua orang dengan
menggunakan perantara kabel.
·
1875,
perusahaan telekomunikasi The Bell mendapatkan hak paten atas penemuan Meucci
yang disebut transmitters and
Receivers for Electric Telegraphs. Sistem ini menggunakan getaran multiple baja untuk memberikan jeda pada
sirkuit.
·
1876,
perusahaan Bell mematenkan Improvement
in Telegraphy. Sistem ini memberikan metode untuk mentransmisikan suara
secara telegraf.[1]
·
1877,
The Charles Williams Shop merupakan tempat dimana telepon pertama kali dibuat
dengan pengawasan Watson, yang selanjutnya menjadi departemen riset dan
pengembangan dari perusahaan telekomunikasi tersebut. Alexander
Graham Bell terus memantau produktivitas perusahaan tersebut sehingga pada akhir
tahun sebanyak tiga ratus telepon dapat digunakan. Perusahaan Bell juga telah
mematenkan telepon electro-magnetic yang menggunakan magnet permanen,
diafragma besi, dan dering panggilan.
·
1878,
papan pengganti secara manual ditemukan sehingga memungkinkan banyak telepon
terhubung melalui sebuah saluran pertukaran. dibawah kepemimpinan Theodore N.
Vail, perusahaan Bell mempunyai 10.000 telepon yang dapat digunakan.
·
1880,
sirkuit metalic pertama dipasang. Sirkuit ini
merupakan perbaharuan dari sirkuit one-wire menjadi two-wire. Perbaharuan ini
membantu mengurangi gangguan yang seringkali dirasakan dengan penggunaan jalur one-wire.
·
1891,
telepon dengan nomor dial pertama kali digunakan. Telepon akan bekerja secara
otomatis menghubungkan penelepon ke operator dengan cara menekan nomor dial
berdasarkan instruksi.
·
1915,
telepon dengan sistem wireless pertama kali digunakan. Sistem ini
memudahkan pengguna telepon untuk saling berhubungan lintas negara.
2.4.TELEPON DIGITAL
Public Switched Telephone
Network (PSTN)
dilakukan berdasarkan hubungan langsung antara sender dengan receiver yang
harus menggunakan kabel tembaga, serat optic,satellite, fixed wireless, dan mobile wireless circuit. Penggunaan
jaringan tersebut melibatkan komponen dasar yaitu telepon, network access,
central office (CO), trunks and special circuit, dan customer premise
equipment (CPE).perkembangan
PSTN sebagai sistem telepon digital telah meningkatkan kapasitas dan kualitas
jaringanya sehingga memungkinkan untuk menggunakan beberapa saluran komunikasi
dalam sebuah medium pertukaran.
2.5.AWAL TELEPON SEBAGAI ALAT KOMERSIAL
·
1940,
telepon mobile pertama kali digunakan secara komersial. Inovasi ini sebelumnya
digunakan sebagai alat bantu perang untuk membidik tembakan dan meningkatkan
kualitas radar. Selesai perang, ratusan telepon dipasang dengan menggunakan
sistem ini.Microwave radio dipasang untuk hubungan jarak jauh.
·
1959,
telepon Princess pertama kali diperkenalkan
·
1963,
telepon dengan tombol bersuara diluncurkan
·
1971,
perusahaan telekomunikasi mandiri diizinkan untuk mengemangkan sistem
komunikasi yang dikembangkan untuk bisnis. Berjuta-juta saluran telepon telah
digunakan masyarakat.
·
1983,
Judge Harold Greene dengan sukses mengungguli perusahaan Bell yang sebelumnya
telah dicabut hak monopolinya.
·
1899,
AT&T atau The American
Telephone and Telegraph Company telah
mandapatkan asset dan mendapatkan hak paten dari perusahaan American Bell.
AT&T didirikan tahun 1885 sebagai pemilik keseluruhan subsidi dari American
Bell yang bertugas mendirikan dan mengoperasikan jaringan telepon jarak jauh.
·
1913, amplifirers elektric pertama kali dipraktekkan oleh
AT&T. sistem ini memungkinkan adanya hubungan telepon antar-benua.
·
1927,
AT&T memulai proyek layanan telepon lintas-atlantik di London dengan
menggunakan dua jalur radio. Namun proyek ini masih jauh dari ideal karena
banyak terjadi gangguan dalam radio, memiliki kapasitas yang kecil, dan biaya
teleponnya yang mahal. Kemudian proyek ini dipindahkan menjadi lintas-pasifik
pada tahun 1964.
·
1969,
pengguna telepon di Amerika telah mencapai 90%. AT&T menjadi laboratorium
sistem telepon paling baik di dunia.
2.6.TELEPON IP
Telepon IP (Internet
Protocol) merupakan telepon teknologi baru yang menggunakan protokol internet
dalam pengoperasiannya. Telepon IP ini dapat digunakan untuk memindahkan
hubungan untuk mengganti suara, mengirim fax,
paket video, dan bentuk penyampaian informasi lainnya yang telah digunakan pada
sistem telepon terdahulu. Telepon IP menggunakan koneksi internet untuk
mengirimkan data. Dalam perkembangannya, layanan telepon IP akan bekerja sama
dengan perusahaan telepon lokal, provider jarak jauh seperti AT&T,
perusahaan TV cabel, Internet Service Providers (ISPs), dan operator layanan
wireless. Telepon IP merupakan bagian penting dalam penggabungan antara
komputer, telepon, dan televisi dalam satu lingkungan komunikasi. VoIP (Voice
over IP) adalah pengorganisasian untuk menstandardisasi telepon IP. VoIP digunakan
sebagai landasan untuk unified
message (UM) dan unified communications (UC). Tanpa VoIP, integrasi dari
berbagai program server akan sulit dilakukan. Jaringan yang ada pada IP bukan
tipe yang siap untuk menghadapi lalu lintas VoIP sistem LAN harus dibagi antara
VLAN dengan pesan suara dan data.
2.7.JARINGAN GENERASI BARU
Next-generation
networks (NGN) mengubah pendekatan “satu jaringan, satu layanan” menjadi
pengiriman berbagai layanan melalui satu jaringan. Didasarkan pada
sisteminternet protocol (IP), NGN dibangun pada pengembangan jaringan
broadband, Voice over IP (VoIP), konvergensi fixed-mobile dan IP televisi
(IPTV). Jaringan generasi baru ini menggunakan sejumlah teknologi seperti
nirkabel dan mobile, serat dan kabel, atau dengan pembaharuan jalur tembaga
yang ada. Negara yang telah mengadopsi teknologi ini adalah negara-negara maju.
Negara berkembang dapat mengadopsi teknologi NGN ini dengan menggunakan akses
broadband nirkabel sehingga membuat pembangunan teknologi informasi dan
komunikasi (ICT) dapat menghilangkan hambatan untuk berinovasi dan
berinvestasi. Dalam perkembangan teknologi NGN, ada dua teknologi yang berperan
pada jaringan berbasis transmisi optik, yaitu SDH dan DWDM. Kemampuan
mengirimkan bandwidth pada SDH mencapai STM-64 (10 Gbps), sedangkan pada DWDM
adalah n x 2,5 Gbps atau n x 10 Gbps (n adalah jumlah panjang gelombang).
Resiko dari besarnya kapasitas kedua teknologi ini adalah hilangnya informasi
yang cukup besar saat terjadinya kegagalan dalam pengiriman jaringan. Sistem
proteksi yang umum digunakan dalam NGN adalah proteksi perangkat, proteksi link,
proteksi berdasarkan topologi, dan proteksi kanal optik (DWDM). Pada sistem
proteksi perangkat, sinyal dari jalur kanal proteksi akan dibuang dan dialihkan
ke kanal kerja jika sinyal yang diterima dari jalur ujung pengiriman sudah
bekerja secara benar. Pada sistem proteksi link, link fisik yang digunakan
menjadi pokok pengolahan proteksi. Namun, proteksi yang digunakan dalam NGN
sangat bergantung pada kebutuhan jaringan itu sendiri. Keseluruhan tipe
proteksi tersebut tidak ada yang memenuhi semua kebutuhan proteksi NGN.
2.8.SALURAN TELEPON (LINE TELEPON), TV KABEL, ISDN, SATELIT,
HANDPHONE
1.
Saluran Telepon (Line Telepon)
Saluran telepon juga merupakan perangkat keras yang penting
dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet. Penggunaan saluran
telepon ini juga diikuti dengan penggunan modem dial up. Saat ini, kita tidak
harus mendaftar lagi ke ISP, misalnya dengan menggunakan paket Telkomnet
Instant yang secara langsung dapat melakukan akses internet.
2.
TV Kabel
Selain saluran telpon, untuk
melakukan akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk
bisa mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai
adalah modem kabel. Agar dapat menggunakan modem kabel, computer harus
dilengkapi dengan ethernet (ethernet card). Layanan akses modem kabel dapat
melalui jaringan TV Kabel dengan ISP di antaranya : cbn, indosat, linknet,
centrin, dan mynet.
3.
ISDN
ISDN (Integrated Services Digital Network)
adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan
gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, serta merupakan transmisi system
telepon analog ke system digital.
Para pemakai ISDN diberikan keuntungan berupa
fleksibilitas dan penghematan biaya, karena biaya untuk sistem yang
terintegrasi ini akan jauh lebih murah apabila menggunakan sistem yang
terpisah. Layanan ISDN disediakan oleh ISP yang disebut dengan NSP (Network
Service Provider).
Di dalam ISDN terdapat dua
jenis pelayanan, yaitu:
1.
Basic Rate Inteface (BRI)
2.
Primary Rate Interface (PRI)
4.
Satelit
VSAT (Very Small Aperture Terminal) adalah
stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antenapenerima berbentuk piringan
dengan diameter kurang dari 3 meter.
Fungsi utama dari VSAT
adalah untuk menerima dan mengirim data ke satelit.
5.
Handphone
Internet juga dikembangkan untuk aplikasi
wireless (tanpa kabel) dengan memanfaatkan handphone. Protokol yang digunakan
disebut WAP. Wireless Application Protocol disingkat WAP adalah sebuah protokol
atau sebuah teknik messaging service yang memungkinkan sebuah telepon genggam
digital atau terminal mobile yang mempunyai fasilitas WAP, melihat/membaca isi
sebuah situs di internet dalam sebuah format teks khusus. WAP bekerja dengan
modus teks dengan kecepatan 9,6 Kbps. Selain WAP, dikembangkan pula teknologi
GPRS (General Packet Radio Service), GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56
kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data
multimedia ke komputer, notebook dan handheld computer. Saat ini, terdapat 3G
(Third Generation) pada telepon seluler berbasis CDMA (Code Division Multiple
Access), dimana 3G memiliki kecepatan transfer data hingga 230 Kbps.
BAB III
PENUTUP
3.1.Kesimpulan
Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). prinsip dasar telepon Ketika gagang telepon diangkat, posisi telepon disebut off hook. Lalu sirkuit terbagi
menjadi dua jalur di mana bagian positifnya akan berfungsi sebagai Tip yang
menunjukkan angka nol sedangkan pada bagian negatif akan berfungsi sebagai Ring
yang menunjukkan angka -48V DC. Kedua jalur ini yang nantinya akan memproses
pesan dari senderuntuk
sampai ke receiver. Agar
dapat menghasilkan suara pada telepon, sinyal elektrik ditransmisikan melalui
kabel telepon yang kemudian diubah menjadi sinyal yang dapat didengar oleh
telepon receiver.
SALURAN TELEPON Ada 5 poin
1.
Saluran Telepon (Line Telepon)
2.
TV Kabel
3.
ISDN
4.
Satelit
5.
Handphone
DAFTAR PUSTAKA
-
Nurudin, Sis tem Komonikasi Indonesia,
Jakarta: Rajawali Pers, 2005.
-
Fidler, Roger, Mediamorfosis: Understanding New Media, Thousand
Oaks. California: Pine Forge Perss, 1997
-
http://up-ifa-9a.blogspot.com/2011/02/materi-kelas-9-saluran-telepon-line.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar